Pembinaan UKS untuk Anggota PKPR oleh Tim Puskesmas SINTOGA di MAN 1 Padang Pariaman

Padang Pariaman, Humas — MAN 1 Padang Pariaman mengadakan kegiatan pembinaan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) kepada anggota Program Kesehatan Pengembangan Remaja (PKPR) yang dilaksanakan oleh Tim Puskesmas Sintuk Toboh Gadang (SINTOGA) selama dua hari, pada Kamis dan Jumat, 7-8 November 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada anggota PKPR dalam mengelola UKS di sekolah serta meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya kesehatan di kalangan remaja.
Acara dibuka pada Kamis pagi (7/112024), oleh Wakil Kepala Madrasah (Waka) Humas, Nurlela, yang mewakili Kepala Madrasah. Dalam sambutannya, Nurlela menyampaikan pentingnya pembinaan UKS ini untuk mendukung peran serta anggota PKPR dalam menjaga kesehatan siswa di lingkungan sekolah. “Kami berharap pembinaan ini akan meningkatkan keterampilan dan pengetahuan para anggota PKPR, sehingga mereka dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan teman-teman sekelas,” ujar Nurlela.
Selain Nurlela, Wakil Kepala Kurikulum, Nelhasrati, juga turut menyampaikan harapannya agar kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi anggota PKPR, tetapi juga bagi seluruh siswa di MAN 1 Padang Pariaman. “Dengan pembinaan ini, kami berharap UKS di sekolah ini akan lebih optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan, baik fisik maupun mental,” ungkap Nelhasrati. Pembina UKS, Yurmawati, turut memberikan sambutan dan menegaskan pentingnya pelatihan ini agar anggota PKPR dapat menjalankan tugas mereka dengan lebih baik.
Pada hari pertama, (7/11/2024)Tim Puskesmas SINTOGA memberikan berbagai materi yang sangat relevan dengan tugas anggota PKPR di sekolah. Materi pertama yang disampaikan adalah tentang gizi seimbang dan pentingnya pola makan yang sehat. Para peserta dibekali pengetahuan tentang bagaimana mengenali kebutuhan gizi remaja dan cara menyusun pola makan yang sehat untuk mendukung pertumbuhan yang optimal.
Setelah itu, materi tentang Tuberkulosis (TBC) juga disampaikan. Para anggota PKPR diberi pemahaman mengenai gejala TBC, cara penularan, dan bagaimana pencegahan yang efektif terhadap penyakit menular ini. Tim medis dari Puskesmas SINTOGA juga menjelaskan cara-cara memeriksa kesehatan siswa yang mungkin mengalami gejala TBC dan bagaimana mengarahkan mereka untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Sesi selanjutnya membahas tentang Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K). Anggota PKPR dilatih untuk dapat memberikan pertolongan pertama yang tepat dan cepat jika terjadi kecelakaan di lingkungan sekolah. Materi ini sangat penting, mengingat anggota PKPR seringkali menjadi orang pertama yang dapat memberikan pertolongan dalam keadaan darurat.
Pada hari kedua, Jumat, (8/11/2024), pembinaan berlanjut dengan materi mengenai penyakit menular yang sering ditemui di lingkungan sekolah, seperti flu, diare, dan infeksi saluran pernapasan. Peserta diajarkan cara-cara pencegahan serta langkah-langkah yang dapat diambil untuk menghentikan penyebaran penyakit menular di sekolah, termasuk pentingnya menjaga kebersihan tangan dan penggunaan fasilitas kesehatan dengan bijak.
Selain itu, pada sesi kedua hari kedua, peserta juga diberikan pemahaman mengenai kesehatan mental remaja dan bagaimana mengidentifikasi masalah psikologis yang mungkin dialami oleh teman-teman sekelas mereka. Tim Puskesmas mengingatkan pentingnya komunikasi terbuka dan peran aktif PKPR dalam membantu teman-teman yang mungkin sedang menghadapi masalah mental seperti kecemasan atau depresi.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, di mana anggota PKPR dapat mengajukan berbagai pertanyaan seputar isu kesehatan yang mereka hadapi di sekolah, serta mendapatkan pemahaman lebih dalam tentang cara-cara yang efektif dalam menangani berbagai masalah kesehatan.
Pada penutupan kegiatan, Wakil Kepala Kurikulum, Nelhasrati, mengucapkan terima kasih kepada Tim Puskesmas SINTOGA atas pembinaan yang sangat bermanfaat ini. "Kami berharap kegiatan ini bisa memperkuat peran UKS di MAN 1 Padang Pariaman, sehingga para siswa lebih peduli dan memahami pentingnya menjaga kesehatan diri mereka sendiri," kata Nelhasrati.
Kegiatan pembinaan ini diharapkan dapat memperkaya pengetahuan dan keterampilan anggota PKPR dalam menjalankan tugas mereka di UKS. Dengan bekal materi yang telah diberikan, diharapkan mereka bisa lebih siap dan sigap dalam mengelola masalah kesehatan di sekolah, serta menjadi agen perubahan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih sehat dan aman bagi seluruh siswa. (Nurlela, Ayu)
Share This Post To :
Kembali ke Atas
Berita Lainnya :
- MAN 1 Padang Pariaman Raih Juara 1 dan Juara Umum di Festival Randai Kreasi KBCE se-Sumbar
- MAN 1 Padang Pariaman Raih Penghargaan Rekonsiliasi Tercepat dan Terbaik dari KPPN Padang
- Siswa MAN 1 Padang Pariaman Sabet Medali Perak di Kancah Internasional
- INFO PENTING PENGAMBILAN IJAZAH ANGKATAN 2025
- Pesantren Ramadhan Hari Kedua di MAN 1 Padang Pariaman Berjalan Khidmat
Kembali ke Atas




