• header2
  • SANTUN
  • gbanner3
  • gbanner2
  • gbanner4

Selamat Datang di Website Pejabat Pengelola Informasi Publik dan Dokumentasi (PPID) MAN 1 PADANG PARIAMAN. Terima Kasih Kunjungannya

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


MAN 1 PADANG PARIAMAN

NPSN : 10311413

Jl. Padang Bukittinggi KM.37 Batang Tapakis, Lubuk Alung Kab.Padang Pariaman


info@man1padangpariaman.sch.id

TLP : 075196168


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik

Status Member

  • Nofrial, S.PdI (Guru)
    2020-03-30 08:39:06

    Absen online senin 30 3 2020
  • Lispa Nelli, S.Pd (Guru)
    2019-09-15 13:13:35

    Pulanglah kepeluk ibu Sebab kasih belumlah kita tuai....... ??? #episoderinai
  • Lispa Nelli, S.Pd (Guru)
    2019-09-14 23:08:11

    Kabar gadih dirumah gadang Uda, jangan biarkan gadih ranum dalam janjimu Saban hari uda berkabar menjemput gadih dirmh gadang "uda bawakan...
  • Novi Dlafitri, S.Pd (Guru)
    2019-09-06 08:03:22

    Apa yang Anda pikirkan?
  • Ade Irwin Putra, S.Pd (Guru)
    2019-08-25 21:17:25

    Akun baru.... member man 1 padang pariaman....

MAN 1 Padang Pariaman Terima Piagam Penghargaan dari Walikota Sawahlunto




Padang Pariaman, Inmas -- Kunjungan siswa/i sebanyak 125 orang siswa dari dua jurusan yaitu IPS dan IPK, guru pembimbing, wali kelas dan guru pendamping MAN 1 Padang Paraiaman disambut dengan ramah dan hangat oleh Kepala Bidang Permuseuman, Adrial Adry dan Kepala Seksi Permuseuman Kota Sawahlunto, Risnawati beserta staf. Dalam kunjungan belajar luar kelas ini merupakan yang ke empat kali siswa/i MAN 1 Padang Pariaman ke museum tertua yang ada di Kota Sawahlunto.

Guru Pembimbing Mata Pelajaran Sejarah kelas X Yanti Desmiza mengatakan bahwa setiap tahun siswa kelas XI baik jurusan IPA, IPS dan IPK melakukan kunjungan belajar ke museum Sawahlunto, dimana selama di Museum peningggalan Belanda ini siswa diberikan pengetahuan dan wawasan yang berkaitan dengan materi sejarah.

Walikota Sawahlunto melalui Kepala Bidang Permuseuman, Adrial Adry menyampaikan ucapan terima kasih kepada siswa/i beserta Guru Pembimbing dan Guru Pendamping yang telah mengunjungi Kota Sawahlunto untuk yang keempat kalinya dalam rangka ingin melihat lebih dekat bagaimana sejarah kota Sawahlunto dulunya pada masa penjajahan Belanda. Semoga dengan harapan MAN 1 Padang Pariaman akan mengunjungi Kota Sawahlunto setiap tahunnya untuk pembelajaran Sejarah bagi peserta didiknya.

Ada empat tempat yang akan dikunjungi oleh siswa/I MAN 1 Padang Pariaman secara bergantian, pertama museum kereta api. Disini siswa akan menyaksikan video yang ditayangkan oleh petugas museum dan juga menyampaikan atau menjelaskan yang berhubungan dengan museum kereta api dan siswa juga dapat melihat secara langsung bentuk bentuk peninggalan bangsa Belanda di museum ini.

Museum yang kedua dikunjungi adalah Gudang ransum, disini petugas menjelaskan dan menerangkan kepada siswa salah satu fungsi dari Gudang Ransum ini adalah tempat untuk menyiapkan makana untuk pekerja. Di museum ini siswa dapat mengetahui teknologi sejak zaman Belanda yang digunakan sebagai tempat memasak dalam jumlah jumlah besar bagi para pekerja di tambang batu bara.

Tempat ketiga yang dikunjungi oleh siswa dan rombongan adalah Lubang Mbah Soero, Lubang Mbah Soero merupakan salah satu obyek wisata yang cukup terkenal di kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Lobang Mbah Soero ini merupakan lorong di bawah tanah atau di bawah perkampungan penduduk yang memiliki lorong-lorong yang panjang. Lorong ini diawali dari Kelurahan Tanah Lapang hingga ke kantor DPRD. Artinya, lorong Lubang Mbah Soero ini mencapai  1,5 km dengan kemiringan hampir 20 derajat.

Dan terakhir tempat yang dikunjungi oleh siswa adalah Galery info box  terletak di kawasan Tangsi Baru. Bangunan ini oleh Pemda Kota Sawahlunto direkomendasikan sebagai Pusat Informasi sejarah tambang batubara Kota Sawahlunto. Awalnya Info Box adalah sebagai tempat stock field (penumpukan batubara) yang digali dari Lobang Tambang Batubara Mbah Soero. Tahun 1947 pada lokasi ini dibangun Gedung Pertemuan Buruh (GPB). Gedung ini berfungsi sebagai tempat hiburan sekaligus tempat bermain judi bagi para buruh pekerja tambang yang tinggal di sekitar kawasan Tanah Lapang dan Air Dingin, di sinilah para buruh tambang menghamburkan uangnya setelah mereka menerima upah.

Kota Sawahunto adalah kota sejarah dan budaya di Sumatera Barat, sudah diakui dunia atau PBB  menjadi warisan dunia diakui UNESCO

Pada kesempatan ini Wali Kota Sawahlunto melalui Kepala Bidang Permuseuman Kota Sawahlunto, Adrial Ardy menyerahkan Piagam Penghargaan kepada MAN 1 Padang Pariaman yang diterima oleh Wakil Kepala Bidang Kurikulum MAN 1 Padang Pariaman, Sakirman. Kemudian serah terima cenderamata dari MAN 1 Padang Pariaman yang diserahkan oleh Waka Kurikulum Sakirman kepada Kepala Bidang Permuseuman Sawahlunto, dan juga serah terima cendramata dari Kepala Bidang Permuseuman, Adrial Ardy kepada Waka Kurikulum Sakirman. (Nurlela/Asmardi)



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :





   Kembali ke Atas